Begini Cerita Ikan Asap Mubosta

FASCO.ID – Sebagai wadah melatih kemandirian, santri SMP An-Nur Muhammadiyah 9 Tanggulangin Boarding School Sidoarjo berlatih mengolah ikan asap (5/1/2023).

Tidak hanya santri perempuan yang belajar memasak Korean food (4/1/2023), santri laki-laki pun kini mendapat giliran berlatih. Mereka memasak olahan tradisional. Sebagai bentuk kearifan lokal, para santri pun memasak ikan asap.

Pasalnya, SMP An-Nur Mubosta berlokasi di Desa Penatarsewu. Desa tersebut dijuluki sebagai Kampung Asap karena warganya banyak yang berternak ikan dan diolah menjadi ikan asap.

Menurut Ustazah Widiyanti, kepala SMP An-Nur Mubosta, ilmu bertahan hidup sangat penting untuk dimiliki. Jadi, kegiatan ini adalah salah satu wadah untuk mengasah kemampuan santri dalam bertahan hidup. Semakin dini mempelajarinya, semakin bagus.

Seluruh santri dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing terdiri dari kelas 7, 8, dan 9. Class meeting ini merupakan aplikasi dari pesantren ramah anak, salah satunya creating room community. Mereka jadi belajar bekerja sama.

Kekompakan dan keceriaan tim terlihat dari mereka yang menata bata, membakar arang, mengipasi ikan, hingga platting ikan sebelum disajikan. Semangat para santri bergelora ketika mengetahui karya mereka akan dinilai, sehingga berlomba menjadi yang terbaik.

“Asyik banget membuat ikan asap bareng teman-teman. Apalagi rasanya enak. Jadi, tadi setelah dinilai, kita makan ikannya bareng-bareng. Seru abis pokoknya,” ungkap santri. Penulis: Asfi Maghfiroh

Baca Juga :  Logis, Kalau An Nur ini Pesantren Ramah Anak.

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22FansLike
113FollowersFollow
SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles