Pelantikan Kepala Daerah Digelar Hybrid di Grahadi, Ini Ketentuan Prokes yang Harus Ditaati

 Fasco.id – Pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah resmi akan dilaksanakan pada Jumat,  26 Februari mendatang di Gedung Negara Grahadi. Sebanyak 17 bupati /wali kota beserta wakilnya akan dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dengan mekanisme hybrid (daring dan luring). Berbagai pembatasan dilakukan untuk mencegah terjadinya kerumunan dan potensi penularan Covid-19.

Kepala Biro Administrasi Pemerintahan Setdaprov Jatim Jempin Marbun menjelaskan, keputusan dilaksanakannya pelantikan kepala daerah telah dikeluarkan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri pada 26 Februari. Untuk menjaga agar jangan sampai terjadi penularan Covid-19, maka pemerintah memastikan berbagai pengetatan protokol kesehatan. Salah satunya dengan membatasi rombongan kepala dan wakil kepala daerah yang diajak ke Gedung Negara Grahadi.

“Yang boleh masuk ke Gedung Grahadi hanya kepala daerah, wakil kepala daerah, istri, dan satu orang anggota keluarga dari masing-masing yang dilantik,” ujar Jempin saat dikonfirmasi usai geladi pelantikan kepala daerah di gedung Negara Grahadi kemarin, Rabu (24/2).

Selain jumlah keluarga, kehadiran protokoler maupun ajudan juga diberlakukan pembatasan. Masing-masing hanya boleh membawa satu orang protokol dan ajudan. Itu pun tidak diperbolehkan masuk dalam ruang pelantikan Gedung Grahadi. “Ajudan dan protokol kita siapkan tempat sendiri di luar ruang pelantikan,” ungkap Jempin.

Dari 17 kepala daerah yang dilantik, Pemprov telah menetapkan jadwal dengan membagi pelantikan menjadi tiga sesi. Sesi pertama dilaksanakan pada pukul 09.00 – 12.00 untuk enam pasangan kepala daerah, sesi kedua pukul 13.00 – 15.00 untuk enam kepala daerah dan sesi ketiga pukul 16.00 – 18.00 untuk lima pasangan kepala daerah.

Baca Juga :  DPD PSI Donasikan Masker untuk Pedagang Pasar Wage

Kendati sangat terbatas, bukan berarti keluarga atau undangan tidak bisa menyaksikan prosesi pelantikan. Sebab, prosesi pelantikan akan disiarkan secara virtual sehingga tamu dan kekuarga dapat menyaksikan di daerah masing-masing. “Prosesi pelantikan ini merupakan momen yang sangat sakral. Karena itu hal ini memang diharapkan oleh kepala daerah terpilih untuk dilantik secara langsung oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa,” ujar Jempin.

Baca Juga :  Partai Gelora Sebut Pasangan Kelana - Dwi Astutik Kombinasi Kaum Urban - Tradisional yang Tepat

Dengan berbagai pembatasan tersebut, pihaknya mengatakan pemerintah tidak menghendaki pelantikan nanti menjadi klaster baru Covid-19. “Makanya satu ruangan pelantikan nanti jumlah yang hadir dibatasi yakni maksimal 25 orang,” pungkas dia.han

Related Articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Stay Connected

22FansLike
109FollowersFollow
SubscribersSubscribe
- Advertisement -

Latest Articles