Data Covid-19 Indonesia

Indonesia
115,056
Positif Cov-19
Updated on August 5, 2020 4:21 am
Indonesia
72,050
Sembuh
Updated on August 5, 2020 4:21 am
Indonesia
5,388
Meninggal
Updated on August 5, 2020 4:21 am

Inovasi Mahasiswa Umsida Ini Jadi Solusi Kemacetan di Flay Over Satu Ruas

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...

MENASIONALKAN BUDAYA MUHAMAMDIYAH SEBAGAI BENTUK NYATA DARI GERAKAN AMAR MA`RUF NAHI MUNGKAR

Ditulis oleh: Muchammad Yasak, Mahasiswa Pasca Sarjana UMSIDA Sidoarjo Muhamamdiyah yang lahir di kampong Kauman Yogyakarta, pada tanggal 18 Nopember 1912 / 8 Dzulhijjah 1330...

Muhammadiyah Bukan Dahlaniyah

Muhammadiyah Bukan Dahlaniyah ini ditulis oleh Muhammad Mauludy Falaakhy, Mahasiswa S2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Beberapa waktu yang lalu, salah satu media masa swasta Tempo...

Pengurus PSI se Jatim Serentak Salurkan Bantuan Sosial Covid-19

fasco.online Aksi solidaritas untuk menangani dampak Covid-19 dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jatim bersama seluruh jajaran pengurusnya di tinggat daerah. Aksi tersebut digulirkan mulai 14...

fasco.online-umsida

Perkembangan infrastruktur jalan agaknya jauh lebih lambat dibanding peningkatan volume kendaraan yang ada. Karena hal itu, kemacetan pun menjadi pemandangan yang lumrah terjadi. Tidak hanya tampak di jalan-jalan nasional, tetapi juga di jalan pedesaan. Kondisi tak menyenangkan bagi pengendara yang mengakses jalan desa ini jamak terjadi. Khususnya di fly over jalan tol yang hanya satu ruas dan hanya cukup dilewati satu mobil. Jika terjadi persimpangan dua mobil, maka pengemudi harus siap-siap susah payah mengundurkan kendaraannya. Persimpangan itu terjadi karena antar pengemudi tidak bisa saling melihat dari arah berlawanan. Melihat kondisi yang tidak ideal ini, Rizaldi Eko Prasetyo menggagas perangkat untuk solusi kemacetan di fly over. Mahasiswa prodi informatika Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyebutnya Floter alias flyover pinter. Bersama dua kawannya, Masrizal Eka dan M Adenan Khamim, dia membangun rancangan Floter berdasarkan data-data yang ada. Rizaldi menjelaskan, prinsip kerja Floter berbasis pada sensor ultrasonic yang mendeteksi kendaraan yang akan lewat. Sensor tersebut akan mengirimkan sinyal ke perangkat yang mengendalikan palang pintu di masing-masing ujung flyover. Cara kerjanya bisa dibilang mirip dengan palang pintu kereta api . ”Misalnya, dari timur ada yang melewati sensornya, palang barat akan menutup otomatis. Setiap sensor kita terapkan timer sama. Sensor tersebut memiliki kecepatan suara yang berbeda, Jadi, kecil kemungkinan adanya kendaraan yang melintasi flyover secara bersamaan” papar Rizaldi. Rizaldi mengaku, kondisi fly over yang macet itu kerap dia temui saat berangkat dan pulang kuliah. Persisnya fly over yang berada di wilayah Desa Masangan, Sidoarjo. “Apalagi kalau jam berangkat dan pulang kerja. Antrian mobil bisa sampai panjang sekali,” tutur dia. Gayung bersambut, setelah berhasil membangun prototype- nya. Rizaldi berinisiatif mengikutsertakan karya mereka dalam ajang perlombaan. “Saat itu kita kepikiran, kenapa nggak kita ikutkan lomba aja, siapa tahu lolos” ujar Rizaldi. Oleh kedua partner-nya, ide ini pun diaminkan. Walhasil, karya mereka pun lolos uji MAGE ITS 2018 dan masuk peringkat 20 besar. Dan yang terbaru, karya yang mereka bangun, dengan membanggakan berhasil masuk ke peringkat 15 besar International Imagine Cup 2018 yang diselenggarakan oleh perwakilan Microsoft Indonesia.ist

Baca Juga :  Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Hot Topics

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...

MENASIONALKAN BUDAYA MUHAMAMDIYAH SEBAGAI BENTUK NYATA DARI GERAKAN AMAR MA`RUF NAHI MUNGKAR

Ditulis oleh: Muchammad Yasak, Mahasiswa Pasca Sarjana UMSIDA Sidoarjo Muhamamdiyah yang lahir di kampong Kauman Yogyakarta, pada tanggal 18 Nopember 1912 / 8 Dzulhijjah 1330...

Related Articles

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...

MENASIONALKAN BUDAYA MUHAMAMDIYAH SEBAGAI BENTUK NYATA DARI GERAKAN AMAR MA`RUF NAHI MUNGKAR

Ditulis oleh: Muchammad Yasak, Mahasiswa Pasca Sarjana UMSIDA Sidoarjo Muhamamdiyah yang lahir di kampong Kauman Yogyakarta, pada tanggal 18 Nopember 1912 / 8 Dzulhijjah 1330...