Data Covid-19 Indonesia

Indonesia
115,056
Positif Cov-19
Updated on August 5, 2020 4:21 am
Indonesia
72,050
Sembuh
Updated on August 5, 2020 4:21 am
Indonesia
5,388
Meninggal
Updated on August 5, 2020 4:21 am

Cahaya Basirah dan Cahaya Sirr (Al-Hikam Pasal 7)

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...

MENASIONALKAN BUDAYA MUHAMAMDIYAH SEBAGAI BENTUK NYATA DARI GERAKAN AMAR MA`RUF NAHI MUNGKAR

Ditulis oleh: Muchammad Yasak, Mahasiswa Pasca Sarjana UMSIDA Sidoarjo Muhamamdiyah yang lahir di kampong Kauman Yogyakarta, pada tanggal 18 Nopember 1912 / 8 Dzulhijjah 1330...

Muhammadiyah Bukan Dahlaniyah

Muhammadiyah Bukan Dahlaniyah ini ditulis oleh Muhammad Mauludy Falaakhy, Mahasiswa S2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida). Beberapa waktu yang lalu, salah satu media masa swasta Tempo...

Pengurus PSI se Jatim Serentak Salurkan Bantuan Sosial Covid-19

fasco.online Aksi solidaritas untuk menangani dampak Covid-19 dilakukan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jatim bersama seluruh jajaran pengurusnya di tinggat daerah. Aksi tersebut digulirkan mulai 14...

Sidoarjo, 21 Februari 2018
Imam Mahfudzi

“JANGAN MERAGUKAN JANJI ALLAH”

لاَ يـُشَـكِّكَــنَّكَ فيِ الْـوَعْدِ عَدَمُ وُقُــوْعِ الْـمَـوْعُـوْدِ ، وَ إِنْ تَـعَـيَّنِ زَمَنُهُ ؛ لِئَـلاَّ يـَكُوْنَ ذَ لِكَ قَدْحًـا فيِ بَـصِيْرَ تِـكَ ، وَ إِخْمَـادً ا لِـنُورِ سَرِ يـْرَ تِـكَ

 

Baca Juga :  Tanda Mata Hati Yang Buta

“Janganlah karena tiadanya pemenuhan atas apa-apa yang dijanjikan, padahal telah jatuh waktunya, membuatmu ragu terhadap janji-Nya; agar yang demikian itu tidak menyebabkan bashirah-mu buram dan cahaya sirr-mu padam!”

Pada pasal sebelumnya, telah jelas bahwa kehendak Allah SWT bebas dari intervensi makhluk-makhluk-Nya…sebenarnya manusia juga diberikan kebebasan dalam mengelola keinginannya,tp yg terjadi tetaplah keinginan Allah…dan karenanya tidak setiap keinginan manusia yg disampaikan kepada Allah selalu dipenuhi-Nya…
Nah dalam beberapa hal,Allah juga memberikan janji-janji baik (disamping janji ancaman)-Nya… meskipun demikian datangnya janji Allah ini tetap tidak terikat datangnya, baik pada waktu maupun tempat tertentu, termasuk oleh keinginan manusia…
Dalam keadaan semacam ini, seringkali manusia menjadi ragu akan datangnya janji Allah…nah keraguan semacam ini dapat menutup bashirah, atau mata hati, juga mengurangi keyakinan dan merusak tauhid…akibat selanjutnya manusia kemudian lebih yakin dengan solusi-solusi jangka pendek, menjadi pragmatis, meskipun harus melanggar aturan Allah… berbuat dzulm atau dzalim, seperti mencuri, korupsi,zina, menyakiti orang lain, atau yang semisalnya, pada hakikatnya disebabkan rendahnya keyakinan kepada Allah, minimal karena keraguan akan janji Allah…
Mungkin juga banyak yang meyakini bahwa kedekatan dengan Allah, dengan amal ibadah yang intens… menjadi syarat terpenuhi nya janji Allah dalam waktu dekat… keyakinan semacam ini sepertinya harus dirubah…kehendak Allah sama sekali tidak terikat oleh apapun… bukankah Dia sedang berfirman:
{أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُم مَّثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِن قَبْلِكُم ۖ مَّسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ} [البقرة : 214]
Dalam ayat ini ditegaskan, jangankan kita manusia biasa, Rasulullah dan sahabat-sahabatnya yang utama pun tetap diminta sabar menanti janji Allah, dalam konteks ayat ini pertolongan Nya…sebab janji-Nya adalah dekat, pertolongan Nya tidak lama lagi…yang membuat lama karena seringkali kita menghitungnya menggunakan sudut pandang manusia, perhitungan manusia…dalam contoh lain manusia sering melupakan urusan akhirat dan hari kiamat, karena melihatnya sebagai obyek yang jauh. Padahal Nabi Saw pernah menggambar bahwa dekatnya masa beliau dengan kiamat sedekat jari telunjuk dan jari tengah…lebih ekstrim lagi,menurut Allah sesungguhnya kiamat bagi-Nya sudah terjadi ( QS. al-Nahl 1)

Baca Juga :  Perkuat Silaturahmi Antar Pimpinan Ortom Muhammadiyah
Baca Juga :  Jelang PSBB, PDM Sidoarjo Instruksikan MCCC Lakukan Pendataan Warga Muhammadiyah

Kesimpulannya,kalau kita merasa Allah sering menunda janji Nya kepada kita, maka itulah sudut pandang kita, sudut pandang yg dapat melahirkan keraguan dalam diri akan kekuasaan mutlak Allah SWT… sudut pandang yang justru akan menutup mata hati

Na’udzu billahi min dzalik
Wallahu a’lam bis shawab

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Hot Topics

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...

MENASIONALKAN BUDAYA MUHAMAMDIYAH SEBAGAI BENTUK NYATA DARI GERAKAN AMAR MA`RUF NAHI MUNGKAR

Ditulis oleh: Muchammad Yasak, Mahasiswa Pasca Sarjana UMSIDA Sidoarjo Muhamamdiyah yang lahir di kampong Kauman Yogyakarta, pada tanggal 18 Nopember 1912 / 8 Dzulhijjah 1330...

Related Articles

Ciptakan Pekerjaan, Minimal Untuk Diri Sendiri

Tetap terapkan protokol kesehatan, silaturahim perwakilan alumni lintas angkatan SMK (SMEA) PEMUDA KRIAN (Smedaka) untuk Membangun Kebanggaan Bersama Smedaka Bisa digelar di Auditorium Smedaka,...

Secara Daring, 162 Siswa Smamita Diwisuda

Sebanyak 162 siswa SMA Muhammadiyah 1 Taman mengikuti wisuda akhir tahun di tengah pandemi COVID-19. Namun yang berbeda, pelaksanaan wisuda digelar secara daring.. Para...