Mbah Dati, saat menjalani pemeriksaan oleh Dokter

FASCO.ID – Mbah Dati (69), pertama kali berobat di klinik Siti Aisyah Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Krian, Sabtu (28/9/2019).

Baginya, dengan adanya klinik, ia merasa terbantu untuk bisa berobat lebih dekat dari rumah. Jaraknya, kurang lebih 50 meter.

Ketika ditanya tentang sakitnya, mbah Dati bercerita pernah jatuh, pinggangnya sakit, dan sering terengah-engah saat bernafas.

Baca Juga :  Semangat Berorganisasi itu Bagian dari Pencerah

Berbekal tongkat untuk membantu berjalan, mbah Dati ini berngkat bersama tetangga dan kerabatnya ke klinik, yang juga turut berobat.

Ketika ditanya, apakah mbah sudah tau terkait keberadaan klinik. Dia menjawab sudah, namun belum pernah berobat.

“Mpun dangu nak semerap nek wonten klinik, tapi yugo kulo sing biasane mriki,” ungkapnya. Sudah lama saya tahu kalu ada klinik, tapi biasanya anak saya yng berobat ke sini.

Baca Juga :  Cerita Idul Adha di Hongaria

Alhamdulillah, mbah Dati sepulang dari klinik langsung diantar kendaraan salah satu Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan milik PCM Krian untuk ke Toko Surya. Belanjakan voucer yang usdah di beri, bersama pasien lainnya.

Agenda bakti sosial dan pengobatan gratis ini berkat kerjasama antara PCM Krian, Lazismu Sidoarjo dan Rumahsakit Siti Khadijah Muhammadiyah Cabang sepanjang. Emil

Potong Pita Tandai Pengobatan Gratis di PCM Krian

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of