Fasco.id – Penyelenggaraan Pemilu 2019 di Sidoarjo telah berlangsung dengan kondusif dan aman. Namun, dinamika politik di Sidoarjo diyakini akan langsung terjadi estafet mengingat semakin dekatnya pemilihan kepala daerah 2020.

Terkait hal itu, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sidoarjo Yudi Prianto optimis Sidoarjo akan terus kondusif. Terlebih dalam kontestasi mendatang, pihaknya yakin akan lebih banyak figur muda yang siap tampil. Hal ini sangat positif bagi masa depan Sidoarjo ke depan. Khususnya untuk kepentingan anak-anak muda yang menginginkan kebijakan-kebijakan pro anak muda.

Baca Juga :  Orientasi Politik Generasi Milenial dibawah Pengaruh Gawai

“Sidoarjo ke depan butuh figur yang lebih segar dan lebih dekat dengan kaum muda. Hal ini penting, karena anak muda akan lebih mudah berkomunikasi dengan pemimpin yang juga muda. Gus Wawan ini termasuk ikon pemuda di Sidoarjo,” tutur Yudi di sela pertemuannya dengan Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan, Jumat (3/5) malam.

Lebih lanjut Yudi menuturkan, pembangunan di Sidoarjo relatif telah berjalan dengan baik. Namun, Sidoarjo butuh akslerasi dalam meningkatkan kualitas daerahnya. Baik dalam hal kebutuhan dasar masyarakat maupun pelayanan publik.

Baca Juga :  PC IMM Sidoarjo Panggil Kapolres Datang ke Kampus

“Kita masih memiliki problem yang serius terhadap lingkungan, kita punya problem yang serius terhadap kemacetan, kita juga punya problem yang serius terhadap pendidikan dan kesehatan. Sementara, tuntutan anak muda untuk bisa lebih mandiri dan survive di dunia usaha dan dunia induatri juga belum tergarap maksimal,” ungkap dia.

Merespon harapan PDPM Sidoarjo, Ketua DPRD Sidoarjo Sulamul Hadi Nurmawan mengakui ada pekerjaan-pekerjaan yang harus segera dieksekusi. Karena secara konsepsi, hal itu telah matang dibahas baik oleh pemerintah eksekutif maupun legislatif. “Sejauh ini hubungan antara pemerintah eksekutif dan legislatif sangat baik. Tidak ada satu pun program yang kita tolak dari eksekutif. Malah kita tambah anggarannya,” tutur Wawan.

Baca Juga :  PWPM Jatim Audiensi dengan Rektor UMSIDA

Disinggung terkait dorongan kepadanya untuk maju dalam pilkada 2020. Wawan tidak banyak merespon. Pihaknya hanya akan mengikuti apa yang dikehendaki masyarakat. Sebab, ketika kehendak itu muncul sering kali tidam bisa ditolak. “Sama dengan ketika saya didorong menjadi ketua DPRD. Tidak ada satu saja yang membantu saya untuk menolak,” ungkap dia.han

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of