Fasco.id – SMAMDA Sidoarjo

Sebanyak 500 siswa kelas XII yang telah dinyatakan lulus mengikuti wisuda SMA Muhammadiyah 2 (SMAMDA) Sidoarjo, Sabtu (12/5). Mereka dikukuhkan sebagai lulusan ke 39 dari sekolah yang beralamat di Jalan Majapahit 66B Sidoarjo tersebut.

Secara rinci, 500 lulusan terwisuda itu terdiri dari peminatan IPS 170 Siswa, Peminatan MIPA 293 Siswa dan Peminatan Bahasa 37 siswa. Kepala SMAMDA Sidoarjo Wigatiningsih berharap, siswa yang telah lulus dapat mengamalkan ilmu yang di peroleh selama menempuh pendidikan di bangku sekolah. Sehingga ilmu yang diterima dapat bermanfaat bagi kepentingan bangsa, agama dan Negara.

Baca Juga :  Polisi, Kokam dan Tapak Suci Bahu Membahu Amankan Pengajian UAS

“Setiap tahun SMAMDA Sidoarjo mengalami perkembangan yang signifikan. Baik dari peminatnya maupun raihan prestasi yang dicapai selama satu tahun terakhir,” tuturWigati yang juga guru Bahasa Indonesia itu.

Tingginya minat terhadap SMAMDA Skdoarjo dikatakannya dapat dilihat pada pendaftar calon peserta didik baru tahun ini yang sangat besar. “Hal tersebut tentu menjadi kebanggaan tersendiri, karena SMAMDA telah melekat di hati masyarakat Sidoarjo khususnya, dan ini menjadi tanggungjawab sekolah untuk terus memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Seminar Nasional Fakultas Ekonomi UMSIDA

Wigatiningsih juga melaporkan bahwa tahun 2017-2018 Smamda mendapat beberapa penghargaan tingkat nasional dan internasional. Diantaranya mendapat apresisasi sebagai sekolah rujukan nasional 2018 dari direktorat Pembinaan SMA Dirjendikmen Kemendikbud RI. “Alhamdulillah, tahun ini merupakan kali ke tiga, SMAMDA mendapat predikat sekolah rujukan nasional,” ujarnya.

Prestasi-prestasi tersebut menjadi motivasi bagi SMAMDA untuk terus berkomitmen melakukan pengembangan tradisi keilmuan. Selain itu yang tak kalah penting adalah tradisi keagamaan, seni budaya dan olahraga, dalam rangka melahirkan generasi yang berkulaitas unggul, bertaqwa dan mempunyai akhlak mulia. Maka dari itu, tambah Wigatiningsih, SMAMDA saat ini akan membangun asrama putra dengan kapasitas 200 orang. Biaya yang dibutuhkan kurang lebih menghabiskan biaya  sebesar Rp 8 miliar.

Baca Juga :  PC IMM Sidoarjo Kecam Implementasi UU MD3

Terakhir, Pendekar Tapak Suci Jawa Timur ini berpesan kepada para wisudawan dengan mengutip kata bijak pendiri Muhammadiyah. “Saya berpesan kepada anak-anakku semua, jadilah dokter, master, atau insinyur tapi kembalilah kepada muhammadiyah, selalu ingatlah kepada almamatermu, yang telah mengantarkan kamu ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.*

Laporan
Hanafi

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of