fasco.id- SD MUHIDA
Untuk memastikan lulusan hafal 30 Juz sekolah berkemajuan SD Muhammadiyah 1 Sidoarjo (MUHIDA) menggelar munaqosyah dengan menginap di Sekolah pada hari jum’at-sabtu, 13-14 Mei 2018.

Program Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) di Muhida, selain mengajarkan baca dan tulis juga mengajarkan tahfidz  juz 30 dan beberapa surat pilihan. Munaqosyah tahfidz adalah tes hafalan diwajibkan untuk seluruh siswa kelas 6. Hal ini dilakukan untuk memastikan ketuntasan hafalan siswa sekaligus sebagai bahan evaluasi pengajaran tahfidz.

Baca Juga :  Mahasiswa Keperawatan Unair Ciptakan Tiga Menu Inovatif Cegah Stunting

Surat yang diujikan adalah seluruh surat yang ada di juz 30. Setiap siswa harus melafalkan di hadapan penguji dari surat an-Naba’ hingga surat an-Naas. Sengaja tidak dites lanjut ayat agar mengetahui seberapa jauh siswa menghafal keseluruhan ayat dan surat.

Suhairi, M.Pd.I. selaku waka al-islam SD Muhida menyampaikan: “kita tidak mengadakan munaqosyah dengan cara lanjut ayat, karena dengan cara itu kurang efektif dalam memastikan anak hafal seluruh ayat”

Baca Juga :  Ditangan Siswi SMK PEMUDA, Talenan bisa jadi Hiasan Bertema Horor

Kegiatan ini diadakan selama dua hari semalam, dibagi dalam 3 sesi, sesi pertama pada jum’at sore (15.30-17.30) siswa menyetor surat an-naba’ hingga al-insyiqoq, sesi kedua pada jum’at malam (19.30-22.00) siswa menyetor surat al-buruj hingga al-alaq, sesi ketiga pada sabtu pagi (04.30-06.30) siswa menyetor surat al-qodar hingga an-naas.

Walimurid menyambut baik kegiatan munaqosyah yang menginap seperti ini. “Saya senang , ada kegiatan seperti ini untuk anak-anak. Menginap memang perlu untuk mereka, daripada liburan di rumah, seharian nge-game”, disampaikan oleh salah satu walimurid kelas 6.

Baca Juga :  Perhutani Galakkan Reboisasi Hutan di Wonosalam

Semua yang mengikuti kegiatan ini akan diberikan sertifikat yang bertuliskan predikat sesuai capaian hafalan mereka. Salah satu harapannya ialah, anak-anak yang ingin melanjutkan pondok lebih dipertimbangkan dengan sertifikat ini.

“Alhamdulillah, tahun ini jauh lebih banyak walimurid yang akan memasukkan anaknya ke sekolah islam dan pondok. Sehingga sertifikat ini diharapkan bisa sebagai bahan pertimbangan untuk diterima di pondok”.

Laporan :
Elly Setiawan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of