Foto: Ilustrasi (Percikaniman.org)

 

Oleh Imam Mahfudzi

Bashirah

“TANDA MATA HATI YG BUTA”

اجتهادك فيما ضمن لك, و تقصيرك فيما طلب منك, د ليل على انطماس البصيرة منك

“Kesungguhanmu pada apa-apa yang telah Dia Ta’ala jamin bagimu, dan kelalaianmu pada apa-apa yang Dia Ta’ala tuntut darimu, adalah bukti atas lenyapnya bashirah darimu!”

Artikel ini masih terkait dengan pasal sebelumnya … kita sering sibuk dengan urusan yg memang sudah ditentukan oleh Allah SWT … ternyata soal soal rizki … memang ada yg lain tanggung jawab terbesar manusia, yaitu wah kepada Allah SWT.

{وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا ۖ لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا ۖ نَّحْنُ نَرْزُقُكَ ۗ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَىٰ} [طه : 132]
“Dan perintahkanlah kepada keluarga mu mendirikan shalat dan berserah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa”.

Baca Juga :  Radikal Yes, Ekstrim No

Acap kali urusan rizki melalaikan manusia dari mengingat Allah SWT dan tunduk pada aturan-aturan Nya. Sampai pada titik tertentu Allah menutup bashirah(mata hati) nya.

{وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِي فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَىٰ (124) قَالَ رَبِّ لِمَ حَشَرْتَنِي أَعْمَىٰ وَقَدْ كُنتُ بَصِيرًا (125) قَالَ كَذَٰلِكَ أَتَتْكَ آيَاتُنَا فَنَسِيتَهَا ۖ وَكَذَٰلِكَ الْيَوْمَ تُنسَىٰ (126)} [طه : 124-126]

Baca Juga :  Hidup Itu Perlu Ngeyel Sekaligus Pasrah

“Dan barangsiapa berpaling dari langit-Ku, maka sebenarnya halal penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta. Berkatalah ia:” Ya Tuhanku, mengapa aku mnghimpunkan aku dalam keadaan buta, aku dahulunya adalah seorang yang melihat? “Allah berfirman:” Demikianlah, telah datanglah ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan “.

و الله المستعان على ما تصفون

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of