Samsul Hadi (berdiri baju putih)

Fasco.id – Pengajian rutin di Masjid Al Ikhlas desa Ngaban Tanggulangin Ahad, (29/12/2019) kembali digelar.

Pengajian Angkatan Muda Muhammadiyah ini dari tiga unsur, yaitu IPM Pemuda muhammadiyah dan Nasyiatul aisyah se Cabang Tanggulangin.

Hadir sebagai narasumber, Syamsul hadi dan burhanuddin.

Kajian berjalan dengan istiqomah dan akan terus di gilir di 17 ranting yang ada.

Baca Juga :  Gus Ipul Terima Penghargaan Tokoh Terbaik di Aisyiyah Awarding 2018

Dengan konsep sebulan 2 kali, kajian bisa berharap mensatukan Visi Muhammadiyah pada diri anggota.

Syamsul hadi menuturkan, perubahan di mulai dari yang muda. “Yang muda harus berkarya, ada di gerda terdepan. karena yang muda adalah tonggak estafet penerus pergerakan harus terpupuk sejak dini,” katanya.

Kemudian, alumni ketua PDPM Sidoarjo ini juga yakin, jika yang muda berani mengambil sikap dan terus berusaha untuk lebih baik insya Allah Muhammadiyah ke depan tidak akan kesepian kader.

Baca Juga :  DAFTAR LOKASI SHALAT & KHATIB IDUL FITRI* MUHAMMADIYAH DAERAH SIDOARJO TAHUN 1439 H

Tak luput dari perbincangan, Burhanuddin selaku Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur juga berharap besar, jika Pemuda Muhammadiyah ada di ranting desa, maka terasa sekali ghiroh gerakan dakwahnya.

Tanggulangin salah satu yang saya ketahui di Jawa Timur, memiliki ranting yang hidup, dan gerakan nya masif.

Ketua bidang dakwah PWPM jatim ini berpesan untuk mempertahankan dan memperkuat lagi dakwanya debgan cara di topang kajian kajian sehingga kawan-kawan pemuda ranting akan bergembira dan terdidik dalam ber dakwah dan ber organisasi. Nidhom

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of