fasco.id-PCM Porong

“Muhammadiyah dan pengkaderan adalah ibarat lingkaran yang garis sisinya tidak bisa terputus.” Demikian M. Ghozi selaku Majelis Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah Porong dalam sambutannya pada saat pembentukan formasi baru Pimpinan Ranting Pemuda Muhammadiyah Porong yang bertempat di Rumah Wakaf Ranting Muhammadiyah Desa Porong Pesantren Kecamatan Porong, Jumat malam (06/04/2018). Di awali dengan Audiensi oleh Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Sidoarjo Bachrul Ulum dihadapan hadirin yang terdiri dari Ketua PCM Porong, Ketua PRM Porong, Ketua PCPM Porong beserta warga Muhammadiyah Ranting Porong baik angkatan muda hingga para seniornya. Audiensi berisi tentang pemaparan PC IPM Porong yang baru dibentuk juga pada bulan Maret lalu serta memohon arahan dari para pengurus di tingkat cabang agar generasi muda Muhammadiyah mampu mengemban amanat dakwah pada era digital dan milenial ini. Sejarah mencatat bahwa IPM di Porong sempat mati dan kini dihidupkan kembali.
Adapun musyawarah pembentukan formasi PRPM menghasilkan sebuah mufakat bahwa Zainul Fanani sebagai ketua dan Teuku Zainal sebagai wakilnya. Misbach, ketua PCM Porong menegaskan bahwa “Organisasi di Muhammadiyah harus bisa menggembirakan dakwah komunitas dan harus bisa menjadi kader yang idealis.” Para formatur PRPM Porong diharapkan bisa menguatkan pergerakan Pemuda Muhammadiyah Porong dalam beramal amar ma’ruf nahy mungkar. Ketua PCPM Porong Rozaq Akbar berkelakar di sela – sela jalannya musyawarah bahwa “Pemuda Muhammadiyah bukan saatnya lagi untuk take an give, tapi harus selalu give, give and give than you will gain. Senantiasa memberi dan memberi in sya Allah kelak akan mendapatkan hasil tanpa kita harus meminta.” (zaq)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of